Srigunggu (Obat Batuk Dan Membantuk Mengeluarkan Dahak).

Rp 24,000

Teh Herbal Srigunggu Tazakka :

Musin hujan biasanya membuat sebagian orang terserang penyakit flu, hidung meler dan batuk. Jika dibiarkan akan berakibat buruk bagi kesehatan. Untuk itu herbal Srigunggu tazaka hadir untuk membantu kesehatan anda tentunya dengan cara yang alami, aman dan manjur.

Srigunggu merupakan tanaman yang telah lama digunakan sebagai bagan baku terapi gurah, yaitu teknik mengeluarkan lendir berlebihan yang berada disaluran pernafasan sehingga suara akan menjadi lebih jernih dan nafas lega.

Dikemas dalam bentuk teh celup untuk memudahkan anda mengkonsumsinya, sehingga lebih praktis untuk menemani waktu bersantai anda.

Deskripsi

Teh Srigunggu ( P-IRT NO 3103311550343-18 ).

Srigunggu merupakan tanaman yang telah lama digunakan sebagai bagan baku terapi gurah, yaitu teknik mengeluarkan lendir berlebihan yang berada disaluran pernafasan sehingga suara akan menjadi lebih jernih dan nafas lega.

Daun Srigunggu memiliki kandungan kimia alami antara lain kalium, sedikit natrium, alkaloid, falvonoid flavon. Daun Srigunggu bersifat pahit, pedas dan sejuk.

Efek farmakologis dari tanaman ini adalah sebagai infus kesehatan serta daun Srigunggu secara invitro diteliti dapat menghancurkan batu ginjal.

Tanaman Srigunggu berkhasiat :

  • Menyembuhkan batuk,
  • Flu, migrain,
  • Alergi debu, hidung meler, sinusitis,
  • Sesak nafas (asma),
  • Kaki memar dan ramatik.

Herbal srigunggu dikemas dalam bentuk teh celup untuk memudahkan anda mengkonsumsinya, sehingga lebih praktis untuk menemani waktu bersantai anda.

Khasiat utamanya  yaitu membantu meredakan batuk.

Adapun mengenai komposisi dalam kemasan herbal Srigunggu sendiri  berisi 100% ekstrak daun Srigunggu (Clerodendrom serratum folium extract). yang terdiri dari 20 kantung teh celup siap seduh.

Sedangkan aturan minumnya ialah 3 x sehari .

Additional information

Berat 60 g

Review

Belum ada ulasan.

Be the first to review “Srigunggu (Obat Batuk Dan Membantuk Mengeluarkan Dahak).”